Sunday, October 7, 2012

Pendidikan agama islam untuk anak batita

Baru nemu artikel bagus ini setelah Aliva usia 4 tahun 4 bulan.. x_x
tetap semangat ya Ummiii ^_^

 

Pendidikan agama islam untuk anak batita (18 bulan-3 tahun)

Pendidikan agama islam untuk anak batita (18 bulan-3 tahun)
Mendidik anak di usia ini, kurikulum formal tidaklah diperlukan. Namun, kita perlu mempunyai outline untuk membimbing kita melakukan pendidikan yang terarah dan terencana. Saya menemukan outline ini di sini. Outline yang menurut saya sangat pas untuk diterapkan pada anak usia batita karena seluruh pembelajarannya bersifat spontan dan mengalir bersama kehidupan sehari anak-anak. Tidak ada kesan belajar mengajar, yang ada hanyalah kesempatan bagi orang tua untuk menghabiskan waktu efektif dan fun bersama anak sambil menanamkan nilai-nilai dasar agama Islam.
Akidah
Ajarkan anak untuk merespon dengan jawban yang tepat dengan menanyakan mereka pertanyaan lalu sediakan jawabannya. Ulangi sesering mungkin (tiap hari/tiap minggu). Ketika makin mahir berbicara mereka dapat belajar untuk menjawab pertanyaan
Anak usia ini belum mengerti  tentang makna dan sebab akibat dari pertanyaan2 yang diajukan, tapi kita sedang membangun fondasi ketauhidan, insya Allah.
Pertanyaan:
  • Siapa Tuhanmu? Allah tuhanku
  • Dimana Allah ? Allah ada di langit
  • Siapa yang menciptakanmu? Yang menciptakan aku Allah
  • Bicara tentang hal yang Allah buat à subhanallah, indah sekali bunga yang Allah ciptakan itu, ya?  
  • Siapa nabimu? Muhammad nabiku
  • Apa agamamu? Islam agamaku
Doa
Ajarkan secara natural ketika situasi muncul dengan membacakan doa pada diri sendiri dengan meminta anak untuk mengulangi setelah kita.
  • Doa bangun tidur, Doa mau tidur, Doa sebelum makan, Doa setelah makan, Bersin, Salam, Doa ketika hujan, doa masuk dan keluar kamar mandi

Qur’an
  • Mendengarkan bacaan al-quran bersama setiap hari
  • Biarkan anak duduk denganmu ketika kamu sedang membaca alquran atau terjemahannya, dorong mereka untuk mengikuti setelahmu
  • Ajari alfatihah (bahkan hanya satu ayat)
Tujuan dari pembelajaran alquran diusia ini adalah memperkenalkan ayat2 alquran kepada mereka dan menanamkan kecintaan kepada al-Quran. Jadi, menurut saya, pembelajaran harus dilakukan secara fun dan target tak usah terlalu besar..
Adab/akhlak
  • Mengucapkan terimakasih, maaf, permisi, tolong (ketika meminta bantuan)
  • Makan dan minum dengan tangan kanan
  • Menghormati orang yang sedang sholat dengan tidak berjalan di depannya
  • Ajarkan anak untuk tidak memperlihatkan area pribadi dan tidak membiarkan orang lain melihatnya (hanya saudara yang ikut menggantikan diaper atau bantu di toilet yang boleh melihat)
  • Puji anak ketika mereka berbagi atau melakukan hal yang baik. Besar2kan hal itu. Katakanlah Allah suka ketika mereka berbuat itu..
Ya, itulah outline yang bisa menjadi panduan kita dalam mendidik islam pada anak batita. Insya Allah akan bermanfaat dalam membangun pondasi keagamaan anak kita.
Saya berusaha menerapkan pendidikan ini pada una dan Alhamdulillah, tidak sesulit yang dibayangkan. Alhamdulillah, sampai saat ini una sudah bisa menjawab pertanyaan2 yang sering aku ajukan seperti diatas. Ia juga sudah bisa membaca doa-doa kecuali doa ketika hujan turun (masalahnya.. ibunya juga nggak tau, doanya kayak apa…), sudah hafal alfatihah dengan bahasa batita, sudah ikut-ikutan baca “nas-nas “ akhiran surat an-nass.
Untuk akhlak, saya harus sering2 memberi contoh dan mengingatkan ketika ia lupa. Alhamdulillah, ia sudah mulai mengerti dan menerapkannya.. buku2 islami untuk anak juga memuat banyak akhlak2 baik yang bisa dicontoh..
Saya juga mengajarkan beberapa lagu islami sederhana pada una, lagu hijaiyah yang sudah diupload di website ini, lagu “doa”, lagu “aku anak shaleh(ah)”, lagu “wudhu”, menggubah lagu2 anak yang sudah ada menjadi lagu pengenalan tauhid.. kebetulan una sangat suka nyanyi, jadi mengajarkan lewat lagu sepertinya cukup efektif..

Terjemahan dari: http://talibiddeenjr.wordpress.com/category/islamic-studies-younger-kids/

No comments:

Post a Comment

Post a Comment